Informasi penumpang[sumber]
Operator angkutan cepat seringkali membangun pengenalan merek yang kuat; dalam pelaksanaannya penggunaan sebuah huruf tunggal sebgaai penanda stasiun digunakan secara luas, dengan sistem identifikas menggunakan huruf L, M, S, T dan U, bersama yang lain.[24]Pengenalan merek berfokus kepada kemudahan pengenalan—untuk memungkinkan identifikasi cepat bahkan di saat yang sangat singkat di kota besar—digabungkan kebutuhan menggabungkan kecepatan, keselamatan, dan otoritas.[25] Di banyak kota, terdapat citra korporasi tinggal untuk seluruh otoritas transportasi, tetapi angkutan cepat menggunakan logo tersendiri yang sesuai dengan profil.
Sebuah peta transit adalah sebuah peta topologi atau diagram skematik yang digunakan untuk menunjukkan rute dan stasiun di sisitem transportasi umum. Komponen utamanya adalah jalur dengan kode warna untuk menandakan masing-masing jalur, dengan ikon bernama untuk menandakan stasiun. Peta mungkin hanya menunjukkan angkutan cepat, atau bisa juga meliputi moda transportasi publik lainnya.[26]
Peta transit dapat ditemukan di kendaraan transit, di peron rel, di berbagai titik di stasiun dan di jadwal keberangkatan yang dicetak. Fungsi utamanya adalah untuk membantu pengguna sistem: untuk mudahnya ditunjukkan juga stasiun persinpangan di mana penumpang dapat berpindah antar jalur. Tidah seperti perta konvensional, peta transit tidak akurat secara geografis: Umumnya digunakan garis lurus dan sudut yang tetap, dan seringkali jarak yang tetap antar stasiun, untuk memudahkan penggambaran sistem. Efek dari hal ini terdapat pemampatan bagian pinggiran kota dan perluasan bagian pusat kota.[26] Jadwal keberangkatan hanya tertulis jika frekuensi keberangkatan sangat jarang sehingga dibutuhkan kedatangan yang tepat waktu agar penumpang tidak menunggu terlalu lama; jika layanannya cukup sering (umumnya 6 atau lebih tiap jam) penumpang tidak perlu menunggu terlalu lama sehingga tidak membutuhkan jadwal keberangkatan.[27]
Passenger information
Fast transport operators often build strong brand recognition; in practice the use of a single letter as a station marker is widely used, with an identification system using letters L, M, S, T and U, along with others. [24] Brand recognition focuses on ease of recognition — to enable rapid identification even at times very short in a big city — combined the need to combine speed, safety, and authority. [25] In many cities, there is a corporate image of staying for all transportation authorities, but fast transportation uses its own logo that matches the profile.
A transit map is a topology map or schematic diagram used to show routes and stations in the public transportation system. The main component is a path with a color code to indicate each path, with a icon named to indicate the station. Maps may only show fast transit, or they may also include other modes of public transportation. [26]
Transit maps can be found in transit vehicles, on rail platforms, at various points at the station and on the scheduled departure times. Its main function is to help system users: it is easy to show a food station where passengers can move between lanes. Unlike conventional conventions, transit maps are not geographically accurate: Commonly used straight lines and fixed angles, and often fixed distances between stations, to facilitate the depiction of the system. The effect of this is that there is compression of the suburbs and expansion of parts of the city center. The departure schedule is only written if the frequency of departure is so rare that it takes timely arrival so that passengers do not wait too long; if the service is often enough (generally 6 or more per hour) passengers do not need to wait too long so they do not need a scheduled departure. [27]







0 #type=(blogger):
Post a Comment